UConn Huskies Kejar Sejarah, Incar Gelar Nasional Ketiga di Final NCAA 2026

2 hours ago 6

Ligaolahraga.com -

UConn Huskies kembali berada di panggung terbesar bola basket kampus dan membawa ambisi besar untuk mencetak sejarah saat menghadapi Michigan pada final NCAA 2026, Senin (6/4) malam waktu setempat.

Fokus utama tertuju pada konsistensi dan mental juara yang telah membawa Huskies ke titik ini dalam beberapa musim terakhir.

Forward senior Alex Karaban menjadi simbol perjalanan UConn.

Ia kembali tampil di Final Four untuk ketiga kalinya dalam kariernya dan kini hanya berjarak satu kemenangan dari gelar nasional ketiga.

Jika tercapai, Karaban akan bergabung dalam kelompok elite pemain dengan tiga cincin juara, sejajar dengan legenda seperti Kareem Abdul-Jabbar dan Bill Walton.

“Bermain di panggung ini sekali saja sudah jadi mimpi. Bisa kembali untuk ketiga kalinya adalah berkah,” ujar Karaban.

Ia menegaskan bahwa keputusannya bertahan di UConn selalu didasari keinginan membangun warisan besar di level kampus.

Sejak bergabung pada 2021, UConn mencatat rekor impresif 18-2 di turnamen NCAA.

Karaban sendiri kini menyamai jumlah kemenangan turnamen milik Bobby Hurley dan hanya kalah dari Christian Laettner dalam daftar sepanjang masa.

Rekam jejak ini mempertegas status UConn sebagai salah satu program paling konsisten di era modern.

Meski demikian, situasi tahun ini berbeda. UConn Huskies yang memiliki rekor 34-5 justru datang sebagai underdog saat menghadapi Michigan (36-3).

Berbeda dengan dua musim sebelumnya saat mereka menjadi favorit ketika meraih gelar, kali ini tekanan justru berada di kubu lawan.

Pelatih Dan Hurley menilai status tersebut tidak terlalu berpengaruh dalam laga final.

“Ini hanya satu pertandingan. Bukan seri panjang. Tim terbaik tidak selalu menang, yang penting siapa yang tampil lebih baik malam itu,” ujarnya.

UConn juga harus menghadapi tantangan cedera.

Silas Demary Jr. bermain dengan kondisi pergelangan kaki terkilir, sementara Solo Ball masih menunggu hasil pemeriksaan MRI dan berstatus game-time decision.

Meski demikian, Ball tetap optimistis bisa tampil di final.

Di sisi permainan, UConn Huskies akan mengandalkan pergerakan tanpa bola dan disiplin ofensif yang menjadi ciri khas mereka.

Serangan dipimpin oleh center Tarris Reed, yang tampil dominan sepanjang turnamen dengan rata-rata 20,8 poin per pertandingan.

Performa Reed menjadi kunci utama dalam menjaga ritme serangan tim.

Menariknya, ini menjadi tim Big Ten keempat yang dihadapi UConn dalam perjalanan menuju final musim ini.

Pengalaman tersebut memberi keuntungan tersendiri dalam membaca pola permainan lawan.

Dengan kombinasi pengalaman, mental juara, dan performa individu yang sedang menanjak, UConn Huskies kini hanya berjarak satu kemenangan dari sejarah baru.

Namun, mereka harus membuktikan diri sekali lagi di panggung terbesar melawan tim Michigan yang tampil dominan sepanjang turnamen.

Artikel Tag: uconn huskies, ncaa

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/uconn-huskies-kejar-sejarah-incar-gelar-nasional-ketiga-di-final-ncaa-2026

Read Entire Article
Sports | | | |