Ligaolahraga.com -
Berita Tinju : Pengamat, pelatih, sekaligus komentator tinju ternama, Teddy Atlas, kembali menjadi sorotan setelah merilis daftar 10 petinju welterweight terbaik sepanjang masa. Atlas dikenal luas sebagai salah satu analis paling berpengaruh dalam dunia tinju, terutama karena pemahamannya yang mendalam terhadap sejarah olahraga ini.
Divisi welterweight sendiri dikenal sebagai salah satu kelas paling kompetitif dalam sejarah tinju. Banyak petinju besar lahir dari kelas ini, mulai dari era klasik hingga modern. Dalam beberapa dekade terakhir, nama-nama seperti Floyd Mayweather Jr, Felix Trinidad, hingga Terence Crawford mendominasi dan mencatatkan rekor impresif tanpa kekalahan di kelas tersebut.
Namun, Atlas memilih pendekatan berbeda. Ia tidak hanya melihat pencapaian modern, tetapi juga mempertimbangkan dominasi dan konteks sejarah. Dalam pandangannya, tidak ada yang melampaui sosok legendaris Sugar Ray Robinson.
Atlas menyebut Robinson sebagai kandidat kuat petinju terbaik sepanjang masa, bukan hanya di kelas welterweight. Ia menyoroti rekor luar biasa Robinson yang mencatatkan lebih dari 170 kemenangan dengan lebih dari 100 kemenangan KO, sebuah pencapaian yang sulit ditandingi di era mana pun.
“Dia mungkin petinju terbaik sepanjang masa. 173 kemenangan, sebagian besar kekalahan terjadi saat dia sudah menua. KO-nya lebih dari seratus, itu angka yang luar biasa,” ujar Atlas.
Lebih lanjut, Atlas juga menyoroti rekor tak terkalahkan Robinson yang mencapai lebih dari 90 pertarungan, sebuah bukti dominasi yang sangat jarang terjadi dalam dunia tinju profesional.
Robinson sendiri dikenal sebagai juara dunia di dua divisi, yakni welterweight dan middleweight. Namun, Atlas meyakini bahwa Robinson seharusnya bisa menambah gelar di kelas light heavyweight jika bukan karena kondisi ekstrem yang ia hadapi dalam salah satu pertarungan paling ikonik dalam kariernya.
Teddy Atlas mengingat kembali duel Robinson melawan Joey Maxim di Yankee Stadium, yang berlangsung dalam suhu sangat panas. Ia menyebut kondisi saat itu sangat ekstrem hingga wasit pun harus dikeluarkan karena kelelahan akibat panas.
“Ia unggul dalam pertarungan itu, hampir merebut gelar di kelas yang lebih tinggi. Tapi akhirnya tumbang karena panas ekstrem,” jelas Atlas.
Pertarungan tersebut menjadi satu-satunya upaya Robinson merebut gelar di kelas light heavyweight. Setelah itu, ia tidak lagi naik kelas dan tetap dikenang sebagai salah satu penguasa terbesar di welterweight dan middleweight.
Hingga kini, nama Sugar Ray Robinson tetap dianggap sebagai standar emas dalam dunia tinju, terutama di divisi welterweight, berkat kombinasi teknik, kekuatan, dan konsistensi yang luar biasa sepanjang kariernya.
Artikel Tag: floyd mayweather jr, terence crawford, sugar ray robinson, felix trinidad, welterweight
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/teddy-atlas-ungkap-petinju-welterweight-terhebat-sepanjang-masa

4 hours ago
2

















































