Ligaolahraga.com -
Berita MotoGP: Marc Marquez menyoroti masalah serius di MotoGP modern, yakni efek dirty air yang dinilai sangat merugikan pembalap saat bertarung di tengah rombongan.
Pembalap Ducati, Marc Marquez, mengungkapkan keluhannya terhadap fenomena dirty air yang semakin terasa dalam MotoGP modern. Menurutnya, kondisi ini membuat pembalap kesulitan tampil maksimal, terutama saat berada di tengah rombongan.
Masalah tersebut ia rasakan langsung saat tampil di MotoGP Amerika Serikat 2026. Memulai balapan dari posisi kurang ideal akibat hukuman long lap penalty, Marquez harus berjuang dari posisi belakang sebelum akhirnya finis di urutan kelima.
Hukuman tersebut diberikan setelah insiden dengan Fabio Di Giannantonio pada Sprint Race. Saat menjalani penalti di awal lomba, posisinya sempat turun hingga ke peringkat ke-11, memaksanya bertarung di kelompok tengah.
Di situlah Marquez merasakan dampak besar dari dirty air, yakni turbulensi udara yang dihasilkan motor di depan. Kondisi ini membuat aerodinamika motor terganggu dan berdampak langsung pada performa.
“Dalam MotoGP saat ini, ketika berada di dirty air, situasinya hampir mustahil. Tanpa disadari, Anda bisa melaju satu detik lebih lambat,” ujar Marquez.
Ia menjelaskan bahwa efek tersebut sangat terasa pada fase pengereman dan saat memasuki tikungan, di mana stabilitas motor menjadi berkurang. Hal ini membuat pembalap kesulitan untuk mendekat atau menyalip lawan di depan.
Meski demikian, Marquez mengakui bahwa dirinya memang belum memiliki kecepatan yang cukup untuk menandingi dominasi Marco Bezzecchi dan Jorge Martin dari Aprilia. Namun, ia merasa peluang podium sebenarnya terbuka jika tidak terkena penalti.
“Tanpa penalti, kami bisa bertarung untuk podium, meskipun bukan untuk kemenangan,” jelasnya.
Fenomena dirty air sendiri menjadi salah satu perhatian utama dalam pengembangan regulasi MotoGP ke depan. Rencananya, perubahan pada aspek aerodinamika motor akan diterapkan mulai musim 2027 untuk mengurangi dampak turbulensi tersebut.
Langkah ini diharapkan bisa meningkatkan kualitas balapan dan mempermudah pembalap dalam melakukan manuver salip-menyalip.
Dengan kondisi saat ini, Marquez dan para pembalap lainnya masih harus beradaptasi dengan karakter balapan yang semakin kompleks. Sementara itu, Ducati juga dihadapkan pada tantangan tambahan untuk meningkatkan performa motor agar tetap kompetitif di tengah dominasi Aprilia.
Artikel Tag: marc marquez, motogp amerika, motogp 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/marc-marquez-keluhkan-masalah-dirty-air-di-motogp-2026-bikin-balapan-sulit

4 hours ago
8

















































