Ligaolahraga.com -
Berita Tinju : Ketidakjelasan terkait pertarungan ulang Floyd Mayweather Jr melawan Manny Pacquiao terus berlanjut, meski kedua pihak sebelumnya telah mengumumkan kesepakatan untuk kembali bertarung pada 2026. Duel ini semula diproyeksikan sebagai salah satu event tinju terbesar tahun depan, terlebih dengan keterlibatan platform streaming global sebagai penyiar resmi.
Namun, situasi berubah setelah Mayweather menyatakan bahwa laga tersebut bukan pertarungan profesional, melainkan hanya ekshibisi. Pernyataan itu bertolak belakang dengan informasi awal yang menyebut duel ini akan menjadi pertarungan resmi, di mana rekor sempurna 50 kemenangan tanpa kekalahan milik petinju asal Amerika Serikat itu dipertaruhkan.
Pihak Pacquiao langsung merespons pernyataan tersebut. CEO Manny Pacquiao Promotions, Jas Mathur, menegaskan bahwa kontrak yang telah disepakati adalah untuk pertarungan profesional, bukan sekadar laga ekshibisi.
“Sampai saat ini, pertarungan masih berjalan sesuai rencana. Tidak ada pembatalan. Floyd sudah menandatangani kontrak untuk duel profesional,” ujar Mathur.
Ia juga menyebut bahwa pernyataan Mayweather telah melanggar kesepakatan yang ada. “Secara resmi, Floyd sudah melanggar kontrak sejak ia menyampaikan pernyataan itu ke publik. Itu jelas tidak sesuai dengan isi perjanjian,” lanjutnya.
Situasi ini semakin memanas karena muncul informasi bahwa Floyd Mayweather Jr telah menerima sebagian bayaran di muka dari kesepakatan tersebut. Hal ini berpotensi memperumit penyelesaian jika kedua pihak tidak menemukan titik temu dalam waktu dekat.
Di sisi lain, perubahan status dari profesional ke ekshibisi tentu akan berdampak besar, baik dari segi nilai kompetitif maupun komersial. Pertarungan profesional membawa konsekuensi resmi, termasuk catatan rekor dan sabuk juara, sementara ekshibisi lebih bersifat hiburan tanpa dampak terhadap statistik karier petinju.
Jika benar duel ini tetap berlangsung sebagai laga profesional, maka Manny Pacquiao yang masih aktif bertarung dinilai memiliki keunggulan dari segi kebugaran. Sementara itu, Mayweather yang kini berusia hampir 50 tahun terakhir kali tampil dalam pertarungan profesional pada 2017.
Dengan berbagai kepentingan besar di baliknya, mulai dari kontrak, hak siar, hingga ekspektasi publik, drama ini diperkirakan belum akan berakhir dalam waktu dekat. Negosiasi ulang kemungkinan menjadi jalan tengah, namun keputusan akhir tetap akan menentukan apakah laga ini benar-benar terjadi sesuai rencana atau justru berubah total.
Artikel Tag: manny pacquiao, tinju dunia, floyd mayweather jr, rematch
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/kontrak-bermasalah-rematch-floyd-mayweather-jr-vs-manny-pacquiao-terancam

4 hours ago
6

















































