Ligaolahraga.com -
Berita Tenis: Daniil Medvedev telah menunjukkan tanda-tanda yang menjanjikan bahwa ia dapat kembali ke performa yang membawanya meraih gelar Grand Slam di bawah pelatih baru, Rohan Goetzke dan Thomas Johansson.
Mantan petenis peringkat 1 dunia lolos ke final Indian Wells Open musim 2026 dan telah memenangkan tiga gelar sejak merekrut pelatih baru. Ia juga telah kembali masuk ke peringkat 10 besar dan ia hanya perlu mempertahankan sedikit poin peringkat di musim clay-court.
Juara US Open musim 2021 telah mengevaluasi musim 2026 sejauh ini menjelang Monte Carlo Open, termasuk satu aspek yang kurang memuaskannya.
“Menurut saya itu cukup bagus. Saya tipe orang yang selalu menginginkan lebih, terutama dengan cara saya bermain di beberapa turnamen,” ungkap Medvedev.
Namun, petenis peringkat 10 dunia telah melihat satu aspek yang sangat ingin ia atasi selama musim clay-court.
“Saya tidak senang karena tidak berhasil menunjukkan performa seperti itu di semua turnamen yang saya ikuti, tetapi begitulah tenis. Itulah perbedaan antara para petenis yang memenangkan 20 Grand Slam dan saya, yang sangat bagus tetapi tidak akan memenangkan 20 Grand Slam,” lanjut Medvedev.
Meskipun demikian, petenis berusia 30 tahun merasa senang karena sekali lagi ia menunjukkan performa yang membawanya kembali ke peringkat 10 besar.
“Saya berada di urutan ketiga dalam klasemen sementara menuju ATP Finals dan merasa senang dengan permainan saya. Dengan permainan dan pukulan saya, saya bukan tipe orang yang bisa bermain dengan buruk dan tetap memenangkan pertandingan,” tutur Medvedev.
“Jadi, untuk memenangkan banyak pertandingan, saya perlu bermain dengan bagus. Jadi, jika saya telah memenangkan banyak pertandingan, itu berarti saya telah bermain dengan bagus.”
Juara di Brisbane musim 2026 berada di bagian undian pertandingan yang sama dengan Alexander Zverev, Jannik Sinner, dan Felix Auger Aliassime di Monte Carlo Open.
Mantan petenis peringkat 1 dunia sebelumnya kesulitan di clay-court, dengan satu-satunya kemenangan gelar Masters yang diraihnya di clay-court adalah gelar Italian Open pada musim 2023.
Sementara petenis peringkat 10 dunia hanya satu kali mencapai babak-babak akhir Monte Carlo Open, yaitu saat ia lolos ke semifinal pada musim 2019. Saat itu, ia mengalahkan Stefanos Tsitsipas dan Novak Djokovic dalam perjalanannya menuju semifinal, di mana ia akhirnya menghadapi Dusan Lajovic.
Lajovic tidak diunggulkan di turnamen tersebut, tetapi ia secara mengejutkan mampu mengalahkan Medvedev dengan dua set langsung. Meskipun demikian, petenis peringkat 10 dunia akan sangat senang jika ia dapat menemukan performa serupa di edisi musim ini.
Artikel Tag: alexander zverev, daniil medvedev, monte carlo open, jannik sinner
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/daniil-medvedev-akui-tak-senang-dengan-satu-aspek-pada-musim-2026

3 hours ago
5

















































